77 Pasien Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta Terdaftar dan Miliki Hak Suara Pemilu 2019

Pihaknya melanjutkan 77 pasien tersebut sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dapat berkurang, namun tidak bisa bertambah

77 Pasien Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta Terdaftar dan Miliki Hak Suara Pemilu 2019
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Sosialisasi Pencoblosan di RSJD Dr Zainudin Surakarta, Jumat (13/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Humas Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr Arif Zainudin Surakarta, Totok Hardiyanto berujar ada 77 pasien di RSJD tersebut yang memiliki hak untuk ikut menyampaikan suara pada Pemilu 2019 Rabu (17/4/2019) mendatang.

"Tapi memang jumlah tersebut dapat berkurang, karena disesuaikan dengan situasi dan kondisi pasien, yang dalam hal ini penentuannya langsung dari dokter jiwa," katanya saat berbincang dengan Tribunsolo.com, di tengah sosialisasi pencoblosan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di RSJD Dr Zainudin Surakarta, Jumat (12/4/2019).

Pihaknya melanjutkan 77 pasien tersebut sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dapat berkurang, namun tidak bisa bertambah.

Pasien ini nantinya lanjut Totok akan menyampaikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disediakan KPU di RSJD Dr Zainudin Surakarta.

Cak Nun: Memilih Presiden Itu seperti Memilih Suami atau Istri

Atau bertempat di TPS 108, tepatnya di Aula Indraprasta.

"Pernah kami mengadakan simulasi pencoblosan kepada 77 pasien tersebut, dan waktu yang digunakan kurang lebih 5 jam," imbuhnya.

Dan nantinya, lanjutnya, di hari H pencoblosan para pasien juga masih tetap dalam pengawasan dan pendampingan dokter jiwa.

Sementara ditemui dikesempatan yang sama, Murjioko Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Jebres, mengatakan keseluruhan 77 pasien yang sudah terdaftar dalam DPTb ini menggunakan persyaratan A5 untuk ikut serta memberikan hak suara dalam Pemilu 2019.

Unggah Video Vanessa Angel Bernyanyi dan Tampil Religius di Rutan, Bibi: Semoga Tuhan Sayang & Bebas

"Sementara dalam sosialisasi ini teknisnya sama dengan sosialisasi lainnya, artinya mereka memiliki hak sama dengan masyarakat lainnya untuk memberikan hak suara," ujarnya.

Dalam sosialisasi yang dilakukan, PPK Kecamatan Jebres menyampaikan tentang lima jenis kertas suara, juga menyampaikan cara mencoblos yang benar, hingga kriteria surat suara yang sah dan tidak sah. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved