Jokowi Direncanakan Hadir, Final Piala Presiden 2019 di Malang Bakal Dijaga 4.280 Aparat Gabungan

Sebanyak 4.280 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan pertandingan laga kedua final Piala Presiden 2019 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya

Jokowi Direncanakan Hadir, Final Piala Presiden 2019 di Malang Bakal Dijaga 4.280 Aparat Gabungan
KOMPAS.com / ANDI HARTIK
Perwakilan SC Piala Presiden 2019 Decky Jasri (dua dari kiri) saat konferensi pers di Kantor Arema FC, Kamis (11/4/2019) 

TRIBUNSOLO.COM, MALANG - Keamanan laga final Piala Presiden 2019, Arema FC vs Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan bakal lebih ketat karena kehadiran Presiden Joko Widodo.

Sebanyak 4.280 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan pertandingan laga kedua final Piala Presiden 2019 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Presiden Jokowi dijadwalkan hadir dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Jumat (12/4/2019).

"Jumlah pengamanan lebih banyak daripada pertemuan pertama di Surabaya, ada 4.280 personel gabungan," kata perwakilan Steering Committe (SC) Piala Presiden 2019, Decky Jasri, di Kantor Arema FC, Kamis (11/4/2019).

Rafathar Ngamuk, Cakar & Angkat Rok Nagita Slavina di Depan Umum, Lalu Begini Tindakan Raffi Ahmad

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, jumlah personel yang diterjunkan tidak hanya dari Polres Malang.

"Selain Polres Malang, kami dibackup Polda Jatim dan polres-polres sekitar di seluruh Jawa Timur," katanya.

Personel yang diterjunkan nanti akan dibagi dalam berbagai tugas pengamanan.

Sebanyak 3.000 personel mengamankan situasi Stadion Kanjuruhan, sisanya melakukan pengamanan di jalan untuk mencegah adanya Bonek, suporter Persebaya nekad ke Malang.

"Hampir 3.000 masuk ke stadion. Lainnya pengamanan di jalur"

"Termasuk pencegatan di wilayah Surabaya, Pasuruan, Probolinggo untuk mengantisipasi Bonek tidak ada yang datang," ucap Yade.

Maruf Amin Yakin Dominasi Raihan Suara di Bogor : Mereka Ingin Menangkan Saya

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved