Hingga Awal April 2019, Perbaikan RLTH di Kota Solo Berkisar 7 Persen

Hingga April 2019, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Solo baru berkisar 7 persen.

Hingga Awal April 2019, Perbaikan RLTH di Kota Solo Berkisar 7 Persen
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Kasi Pendataan dan Perencanaan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP), Widhi Hastuti, saat ditemui awak media, Solo, Jumat (12/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Hingga April 2019, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Solo baru berkisar 7 persen.

Pemkot Surakarta saat ini terus berupaya menggali sumber dana untuk mempercepat program tersebut.

Berdasarkan data Pemkot Solo, pada 2019 ini terdapat 7.236 unit RTLH yang menjadi sasaran perbaikan.

"Namun sampai sekarang baru terealisasi perbaikan untuk 533 unit RTLH," kata Kasi Pendataan dan Perencanaan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP), Widhi Hastuti, Jumat (12/4/2019) siang.

Jika saat ini dipersentase, capaian berkisar 7,36 persen.

Anggaran perbaikan hunian tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD 2019, serta corporate social responsibility (CSR).

Pemerintah Desa Siap Bangun Ulang RTLH Milik Warti di Desa Mranggen, Polokarto, Sukoharjo

“DAK 169 rumah, APBD 206, CSR yang dari seruling mas 2 rumah, CSR dari BUMD ada 13 rumah, dari Bank Jateng 43 rumah jadi total 533 RTLH,” katanya.

Masing-masing penerima bantuan bakal mendapatkan stimulan perbaikan rumah senilai Rp 15 juta ditambah ongkos tenaga sebesar Rp 2,5 juta.

Seluruh RTLH yang menjadi sasaran perbaikan itu tersebar di berbagai kelurahan.

Paling banyak perbaikan yang bersumber dari APBD berada di 22 kelurahan.

“Sedangkan kalau perbaikan yang diambilkan dari anggaran DAK, dilakukan di beberapa wilayah seperti Jebres, Purwodiningratan, Sewu, Gandekan dan Kedunglumbu," katanya.

Adapun bantuan rumah yang berasal dari CSR dilakukan di Mojosongo, Baluwarti, Panularan, Manahan,” katanya. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved