Selama 19 Hari Kampanye Terbuka di Solo, Polisi Tilang 44 Motor Berknalpot Bising

Adapun sebanyak 100 lebih sepeda motor berknalpot brong lainnya milik simpatisan, mendapatkan teguran hingga peringatan.

Selama 19 Hari Kampanye Terbuka di Solo, Polisi Tilang 44 Motor Berknalpot Bising
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Polisi mengamankan sejumlah kendaraan milik simpatisan saat penyelenggaraan kampanye terbuka, Minggu (31/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sepanjang 19 hari rapat umum atau kampanye terbuka dalam Pemilu 2019, polisi tilang 44 sepeda motor berknalpot brong dan 100 lebih diperingatkan.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Syafi'i mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengungkapkan, total sepeda motor berknalpot brong yang ditilang milik simpatisan saat kampanye kedua pasangan capres 01 dan 02 sebanyak 44 unit.

"Itu yang sangat menimbulkan suara sangat bising, yang menilang anggota kami Satlantas Polresta Solo," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Jumat (12/4/2019).

Lebih lanjut dia menerangkan, adapun sebanyak 100 lebih sepeda motor berknalpot brong lainnya milik simpatisan, mendapatkan teguran hingga peringatan.

Ada Kejanggalan Hasil Visum Audrey, Awkarin Tetap Akan Jenguk ke Pontianak: Aku Perjuangkan Hak Anak

"Kami larang untuk jalan saat itu, ada Dalmas dan polsek yang memberikan teguran 100 unit lebih sehingga mereka jera," tuturnya.

Dia menambahkan, penindakan terhadap motor berknalpot brong tetap akan dilakukan hingga selesainya Pemilu 2019 mendatang.

"Masih ada potensi konvoi, yang tidak standar tetap kami tindak tegas," jelas dia.

"Karena menganggu ketertiban masyarakat di jalanan," ujarnya. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved