Satu Grup Gagal Berangkat ke Jepang, Koordinator Laporkan Agen Travel ke Polres Sukoharjo

Merasa ditipu, seorang koordinator perjalanan melaporkan agen travel bernama Smart Tour and Trip Organizer ke Polres Sukoharjo, Senin (15/4/2019).

Satu Grup Gagal Berangkat ke Jepang, Koordinator Laporkan Agen Travel ke Polres Sukoharjo
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
YSS (tengah) didampingi suami dan pengacaranya saat melapor ke Polres Sukoharjo, Senin (15/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Merasa ditipu, seorang koordinator perjalanan melaporkan agen travel bernama Smart Tour and Trip Organizer ke Polres Sukoharjo, Senin (15/4/2019).

Pelapor berinisial YSS warga Grogol, Sukaharjo mengatakan Smart Tour and Trip Organizer yang beralamatkan di Banyuwangi, Jawa Timur ini gagal memberangkatkan grup travelnya ke Jepang.

"Grup travel yang saya dapat untuk ke Jepang berjumlah 18 orang, dengan biaya satu orang Rp 10 juta."

"Sesuai jadwal, mereka harusnya diberangkatkan pada 5 April 2019 kemarin, namun hingga saat ini tidak ada kejelasan," katanya.

Akun Twitter Dahlan Iskan Diretas, Mahfud MD Kutuk Keras Pelaku Peretasan

Sebelum melaporkan Smart Tour and Trip Organizer ke Polres Sukoharjo, dia yang didampingi pengacaranya mengajukan somasi untuk mengembalikan uang sudah dibayarkan sebesar Rp 180 juta.

"Pada akhir Februari 2019 saya menghubungi V (pemilik Smart Tour and Trip Organizer) untuk meminta kepastian keberangkatan tour ke Jepang ini, karena saya sudah di kejar-kejar klien saya."

"Karena tidak ada kepastian dari V, dan rata-rata client saya ini adalah teman dekat saya, saya mengganti uang clint saya sebesar Rp 80 juta dengan uang pribadi saya, padahal saya sendiri juga korban."

Melalui pengacaranya, YSS melayangkan somasi kepada V pada tanggal 4 Maret, yang mana somasi itu dijawab V melalui surat berkop Smart Tour and Trip Organizer pada 13 Maret.

Pasty Yogyakarta, Tempat yang Cocok untuk Berburu Tanaman Hias

Dalam surat balasannya itu, Smart Tour and Trip Organizer menjanjikan akan mengembalikan uang sebesar Rp 180 juta secara berkala mulai tanggal 31 Maret, namun YSS hingga hari ini tidak pernah menerima uang tersebut.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved