Pemilu 2019, Pasar Tradisional di Solo Tetap Beroperasi

Berkaca pada Pemilu di tahun 2014 lalu tercatat ada satu pasar di Solo yang mengajukan libur, yakni Pasar Klewer

Pemilu 2019, Pasar Tradisional di Solo Tetap Beroperasi
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Suasana di depan Pasar Klewer, Solo, Senin (26/2/2018) 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada Rabu 17 April 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memastikan pasar-pasar tradisional tetap beroperasi normal.

"Sehingga perekonomian masyarakat tetap bergulir, dan memberikan pelayanan bagi masyarakat secara umum," ujar Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagiyo, kepada awak media, Selasa (16/4/2019).

Apalagi merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2010 mengenai pengelolaan dan perindungan pasar tradisional, tidak ada hari libur di pasar tradisional.

Dan berkaitan dengan kecukupan kebutuhan sembilan bahan pokok, baik di kota Solo dan daerah di sekitarnya.

Bawaslu Sukoharjo Kembali Temukan Kotak Suara Rusak

Namun pihaknya berharap pedagang sebelum buka jualan bisa nyoblos dulu dan menggunakan hak pilihnya.

Berkaca pada Pemilu di tahun 2014 lalu tercatat ada satu pasar di Solo yang mengajukan libur, yakni Pasar Klewer.

Sebagaimana diketahui, Pasar Klewer merupakan pasar sandang terbesar di Jawa Tengah dan banyak karyawan yang berasal dari luar kota Solo.

Namun tahun ini Pasar Klewer tidak mengajukan libur. 

”Imbauan saya bagi pedagang dan juragan di Klewer tetap memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk menggunakan hak suaranya,” ungkapnya.

KPU Sukoharjo : Persiapan Pemilu 2019 Sudah 100 Persen

Sosialisasi pada Kepala Pasar dan petugas dilakukan di semua pasar.

Dinas Perdagangan tetap berkomitmen agar semua pedagang tetap bisa dilayani di hari Pemilu.

Sementara itu Ketua Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Tafif Harjono menyatakan telah memberikan himbauan agar memberikan hak suara pada 1.500-an pedagang Pasar Klewer.

"Hal tersebut untuk mengantisipasi tingginya angka golput," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved