Pilpres 2019

Ini Tanggapan Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto, tentang Klaim Kemenangan Prabowo Subianto

Sekretaris Jenderal DPP PDI-P, Hasto Kristiyanto, menilai klaim kemenangan Prabowo Subianto merupakan sebuah ironi.

Ini Tanggapan Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto, tentang Klaim Kemenangan Prabowo Subianto
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Sekjen DPP PDI-P, Hasto Kristiyanto di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - DPP PDI-P merespons tindakan capres nomor 2, Prabowo Subianto, mengklaim sepihak kemenangannya dalam Pilpres 2019.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI-P, Hasto Kristiyanto,  menilai klaim kemenangan itu merupakan sebuah ironi.

Hasto menyinggung sikap Prabowo yang tak memercayai hitung cepat atau quick count yang dilakukan berbagai lembaga survei.

Padahal partai politik pendukung Prabowo mengakui hitung cepat sejumlah lembaga survei itu terkait pemilu legislatif (Pileg) 2019.

Gelar Syukuran Kemenangan, Prabowo : Mereka Ingin Menggambarkan Kita Punya Niat yang Aneh

"Partai politik pendukung Pak Prabowo-Sandi pun mengakui quick count untuk partai politiknya," kata Hasto di kantor DPP PDI-P, Jakarta, Jumat (19/4/2019).

"Sehingga sangat ironi ketika partai politik quick count-nya diterima, kemudian untuk Pilpres-nya tidak diterima."

"Yang kemudian mengadakan aksi sepihak dengan tiga kali pernyataan menang."

"Ini sangat ironis," katanya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Para Petinggi Partai Koalisi Hadiri Syukuran di Rumah Prabowo, Namun Sandiaga Belum Terlihat Hadir

Hasto juga menyinggung perbedaan sikap Prabowo saat melihat hasil hitung cepat Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kala itu hasil hitung cepat mengunggulkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved