Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Jadi Tersangka KPK Diduga Terlibat Kasus Suap Dana Alokasi Khusus

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Jadi Tersangka KPK Diduga Terlibat Kasus Suap Dana Alokasi Khusus
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta Senin (17/12/2018) 

TRIBUNSOLO.COM, TASIKMALAYA - Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Iya sudah (tersangka)," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo kepada wartawan, Rabu (24/4/2019)

Masih belum diketahui kasus apa yang menjerat wali kota yang juga politikus PPP tersebut.

Namun, diduga kasus yang melibatkan Budi adalah kasus suap pengajuan Dana Alokasi Khusus Kota Tasikmalaya.

Dirut PLN Jadi Tersangka Kasus Suap, Jokowi Serahkan Kewenangan ke KPK

Pasalnya, pada 14 Agustus 2018, Budi sempat dimintai keterangan KPK menjadi saksi atas kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018.

Pada pertengahan Desember 2018, Budi juga menjadi saksi dalam pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk mantan Kepala Seksi Pengambangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo.

Ia mengakui pernah menitipkan dua proposal pengajuan anggaran pada Yaya Purnomo selaku pejabat di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.

Kedua proposal itu yakni ‎permohonan Dana Insentif Daerah (DID) dan APBN-P Tahun Anggaran 2018‎.

Terjerat Skandal Korupsi, Mantan Perdana Menteri Malaysia Terancam Dipenjara Lebih dari 100 Tahun

Budi juga mengakui usulan proposal tersebut disampaikan secara tidak resmi kepada Yaya.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka yaitu mantan anggota Komisi IX DPR Amin Santono, Eka Kamaluddin (perantara), Yaya Purnomo dan Ahmad Ghiast (kontraktor).

Khusus untuk Yaya, jaksa mendakwa Yaya dan Rifa Surya menerima gratifikasi uang seluruhnya Rp 3,7 miliar, 53.300 USD dan325.000 SGD dari beberapa daerah yang menerima DAK maupun Dana Insentif Daerah (DID). (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wali Kota Tasikmalaya Ditetapkan Tersangka oleh KPK
Penulis: Amriyono Prakoso

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved