Dinas Kesehatan Kota Solo Akan Koordinasi dengan PMI soal Permintaan Darah yang Melonjak

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo akan berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Solo terkait lonjakan permintaan darah di Solo.

Dinas Kesehatan Kota Solo Akan Koordinasi dengan PMI soal Permintaan Darah yang Melonjak
TRIBUNSOLO.COM/FACHRI SAKTI NUGROHO
ILUSTRASI - Palang Merah Indonesia (PMI) Solo menggelar kegiatan donor darah di Gedung Tribunnews di Solo, Kamis (21/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo akan berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Solo terkait lonjakan permintaan darah di Solo beberapa hari terakhir.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih mengaku belum mengetahui informasi tersebut.

“Saya malah belum dengar namun kami akan segera koordinasi dengan PMI untuk menindaklanjuti,” katanya Rabu (15/5/2019) siang.

Bulan Ramadan, Permintaan Darah ke PMI Solo Meningkat Hingga 250 Persen Per hari

Dirinya juga belum mengidentifikasi penyebab melonjaknya permintaan darah selama enam hari belakangan.

Sebelumnya, di Solo tidak pernah ada kejadian menonjol yang disinyalir menjadi penyebab peningkatan permintaan darah tersebut.

Ia juga tak yakin meningkatnya permintaan darah disebabkan oleh bertambahnya kasus demam berdarah di Solo sejak awal 2019.

Dirinya menduga meningkatnya permintaan tersebut kemungkinan dipicu karena banyaknya rumah sakit di Solo yang menjadi rujukan daerah-daerah lain.

Apalagi PMI Solo juga menjadi pemasok darah andalan daerah-daerah lain hingga Jawa Timur.

“Di Solo kan banyak rumah sakit tipe B dan itu jadi rujukan kabupaten dan kota di sekitar Solo,” katanya.

“Dan PMI Solo, karena PMI cabang yang paling aktif, sering melayani permintaan darah dari kota-kota lain karena,” katanya.

Mahasiswi UNS Solo Ciptakan Plester Luka dari Tandan Kosong Kepala Sawit yang Kerap Dianggap Limbah

Seperti diberitakan permintaan darah ke Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Solo meningkat hingga 250 persen per hari dalam sepekan terakhir.

Jika tren itu terus berlanjut, dikhawatirkan cadangan darah PMI tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Lebaran mendatang.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved