Ramadan 2019

Kisah Tukang Sapu Masjidil Haram Menolak Diberi Hadiah Uang, Pilih Diizinkan Sholat di Halaman Kabah

Kisah Tukang Sapu Masjidil Haram Menolak Diberi Hadiah Uang, Pilih Diizinkan Sholat di Halaman Kabah

Kisah Tukang Sapu Masjidil Haram Menolak Diberi Hadiah Uang, Pilih Diizinkan Sholat di Halaman Kabah
TechZaffy/@Dr Bilal Philips
Kisah tukang sapu Masjidil Haram yang menolak diberi hadiah uang, tapi pilih diizinkan bisa sholat di Halaman Kabah. 

TRIBUNSOLO.COM - Banyak kisah mengharukan yang terjadi di sekitar Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, tempat umat Islam menunaikan ibadah haji.

Salah satu kisah mengharukan itu, kembali dibagikan oleh seorang pengguna Twitter Kaykhusraw pada 13 Mei 2019 lalu, dan kembali menjadi viral.

Kisah ini sebenarnya sudah terjadi cukup lama.

Imam Besar Masjidil Haram Kirimkan Surat untuk Anies Baswedan, Begini Isinya

Adalah seorang tukang tokoh Islam asal Kanada, Dr Bilal Philips, yang pertama membagikan kisah ini di laman Facebook-nya, pada 24 Maret 2014.

Bilal menceritakan sebuah kisah nyata yang terjadi di sekitar Kabah.

Dalam cerita Bilal, tersebutlah Pengurus Besar Masjidil Haram ingin memberi hadiah untuk tukang sapu yang paling rajin yang bekerja di sana.

Setelah diadakan pengamatan, pemenangnya adalah tukang sapu asal Pakistan.

Karena dia dianggap bekerja paling rajin, maka dia berhak atas hadiah sejumlah uang yang cukup besar.

Tukang sapu tersebut, kemudian memberanikan diri menawar hadiah yang diberikan.

Di luar dugaan, dia tidak menawar karena uang yang diberikan kurang.

Halaman
12
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved