Pilpres 2019

Merasa Laporan Tak Ditanggapi, Andre Rosiade: KPU Berprinsip Anjing Menggonggong Khafilah Berlalu

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak penghitungan KPU.

Merasa Laporan Tak Ditanggapi, Andre Rosiade: KPU Berprinsip Anjing Menggonggong Khafilah Berlalu
KOMPAS.com/Devina Halim
Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade saat menemui wartawan setelah acara diskusi di Gedung KOMINFO, Jakarta Pusat, Selasa (14/8/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak penghitungan KPU.

Di sisi lain, BPN juga mengklaim Prabowo-Sandi menang dalam pilpres.

Namun BPN tak pernah menyampaikan data yang mereka miliki di rapat pleno rekapitulasi dengan KPU.
Hal ini sontak membuat beberapa pihak bertanya-tanya perihal dasar pengumpulan data dari BPN.

Guna mencari titik terang dari silang sengkarut permasalah tersebut, Kompas TV dalam acara Kompas Petang, Rabu (15/5/2019) mengundang Juru Bicara BPN, Andre Rosiade untuk menjelaskan data yang dimiliki oleh BPN.

BPN Prabowo-Sandi Sebut Kecurangan Pemilu Terjadi di Pilpres Bukan Pileg

Dalam acara tersebut hadir pula Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya.

Mengawali penjelasannya, Andre Rosiade mengaku saat ini tengah memberikan kesempatan kepada KPU untuk melakukan perbaikan.

"Jadi ini kan merupakan jangka panjang pembicaraan kita menolak itu," kata Andre.

"Kalau Mbak Cindy (pembawa acara Kompas TV) menonton acara kemerin dari awal sampai akhir itu jelas bagaimana pihak kami sudah mengkritisi DPT bermasalah 17,5 juta dengan data-data detail lho."

Pihak BPN mengaku sudah mengajukan protes tentang DPT bermasalah kepada KPU.

Namun KPU dianggap tidak pernah menggubris protes yang dilakukan oleh BPN.

Halaman
1234
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved