Harga BBM
Meski Tarif Premium Turun, Pengguna Pertamax di Solo Tetap Setia
Sejumlah pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax mengaku tidak tertarik pindah
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax mengaku tidak tertarik pindah ke premium meski harganya akan turun.
Purwadi, seorang tukang ojek di kawasan Pasar Kliwon mengaku lebih senang menggunakan pertamax dibanding premium.
Setiap hari, Purwadi mengisi satu liter pertamax pada kendaraannya.
"Memang (pertamax) lebih mahal, tapi lebih efisien dan lebih irit," katanya usai mengisi BBM di SPBU, di Jl Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo, Kamis (31/3/2016).
BACA JUGA: Jelang Penurunan Tarif BBM, SPBU Pasar Kliwon Solo Sepi
Di tempat yang sama, Farin, mahasiswa yang juga pengguna pertamax mengatakan hal serupa.
"Saya tetap pakai pertamax, soalnya premium itu responnya kurang di mesin," katanya
"Apalagi selisih sedikit, ya pilih pertamax," tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said mengumumkan penurunan harga BBM pada Jumat (1/4/2016) pukul 00.00 WIB.
Jenis BBM yang turun adalah premium dan solar.
Tarif keduanya turun Rp 500.
Harga premium sebelumnya Rp 6.950 menjadi Rp 6.450.
Sedangkan harga solar sebelumnya Rp 5.650 menjadi Rp 5.150. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/petugas-spbu-solo_20160331_180817.jpg)