Ini Alasan Mengapa Orang Kesulitan Tidur Disuruh Menghitung Domba
Seringkali kita bertanya, mengapa kita harus menghitung domba bukan yang lain.
Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Waktu masih kecil hingga sekarang, saat mengalami kesulitan tidur biasanya diminta untuk menghitung domba.
Seringkali kita bertanya, mengapa kita harus menghitung domba bukan yang lain.
Dirangkum dari berbagai sumber, ternyata menghitung domba saat kesulitan tidur bukanlah tanpa alasan.
Tetapi sebenarnya hal tersebut tidak berlaku di semua negara.
Sebab tradisi menghitung domba bagi orang pengidap insomnia berkaitan dengan bahasa ketika menghitung domba.
Jika kebiasaan berbahasa Inggris, mungkin menghitung domba bisa mengatasi kesulitan tidur.
Namun di luar bahasa Inggris, kebiasaan menghitung domba ini tidak selalu efektif.
Pasalnya jika diucapkan dalam bahasa Inggris, menghitung domba menjadi seperti ini.
"One sheep,"
"Two sheep,'
"Three sheep,"
"Four sheep,"
"Five sheep," dan seterusnya
Lafal sheep sekilas tampak seperti sleep.
Sleep dalam bahasa Indonesia berarti tidur.
Lewat kata sheep yang terdengar seperti sleep, anak-anak bisa dengan mudah tersugesti untuk segera tidur.
Alhasil di negara yang menggunakan bahasa Inggris, cara ini terbukti ampuh hingga diturunkan ke berbagai generasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/domba_20160411_144306.jpg)