Kartini Masa Kini
Pendapatan Rujuk, Nenek Petugas Parkir di Solo Rp 25 Ribu Sehari
Rujuk sejak enam tahun yang lalu membantu suaminya bekerja sebagai petugas parkir di dua tempat.
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Seorang petugas parkir di ujung barat Jl Ronggowarsito, Solo terlihat tidak wajar.
Dia seorang perempuan tua, namun masih sigap mengatur mobil-mobil yang parkir.
Lebih unik lagi, dia tidak mengenakan celana, melainkan mengenakan jarik (pakaian bawahan khas Jawa).
Namanya singkat, Rujuk.
Dia lupa kapan hari lahirnya, namun dia ingat usianya 77 tahun.
Rujuk sejak enam tahun yang lalu membantu suaminya bekerja sebagai petugas parkir di dua tempat.
"Kalau sore, saya jaga di Apotek Setyo Putro," katanya di sela-sela dirinya bekerja, Kamis (14/4/2016).
Hanya empat hari dalam seminggu dia bertugas di apotek tersebut, yaitu Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis.
Sejak suaminya, Sumartono meninggal dua tahun lalu karena sakit, kini Rujuk terpaksa bertugas sendiri.
Untuk mencukupi kebutuhannya, Rujuk juga berjualan makanan di tempatnya bekerja, di Jl Ronggowarsito.
Dia pun sering membawa makanan dagangannya untuk dijual saat bertugas di apotek.
"Kalau dari parkir, paling banyak Rp 25 ribu, kadang ya blong," kata Rujuk.
Dia juga mengaku harus berhati-hati dalam bertugas.
"Kalau yang parkir jauh, terus banyak kendaraan lewat, ya pilih tidak dikejar," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/nenek-rujuk-petugas-parkir-di-jl-ronggowarsito-solo_20160415_135842.jpg)