Foto-foto Objek Wisata Pasar Gede Hardjonagoro Kota Solo
Terdapat dua bangunan yang terpisah oleh jalan raya, yakni bangunan sisi timur dan sisi barat. Di depan kedua bangunan tersebut terdapat tugu
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pasar Gede Hardjonagoro di Kota Solo merupakan satu di antara pasar tradisional yang menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.
Bangunan pasar tersebut saat ini masih sama dengan bentuk yang didesain Arsitek Belanda, Thomas Karsten.

TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Pasar Gede Hardjonagoro
Di depan kedua bangunan tersebut terdapat tugu yang juga berfungsi sebagai jam.
Terdapat dua bangunan yang terpisah oleh jalan raya, yakni bangunan sisi timur dan sisi barat.

TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Deretan makanan tradisional, misalnya sambel pecel dan lenjongan

TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Makanan tradisional lenjongan di Pasar Gede sisi timur
Pasar Gede sisi timur terdiri dari 525 los pedagang dan 108 kios yang dibagi menjadi beberapa blok berdasarkan jenis komoditas, yakni sayur dan buah, aksesoris, daging, dan kuliner.

TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Suasana Pasar Gede sisi timur
Sedangkan Pasar Gede sisi barat terdapat 126 kios yang dikhususkan untuk pasar buah di lantai dasar, dan pusat kuliner di lantai atas.

TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Pasar buah di Pasar Gede sisi barat
Beberapa kuliner khas di Pasar Gede ialah Es Dawet Telasih Bu Dermi, lenjongan, dan oleh-oleh semisal keripik ceker dan keripik paru.

TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Es Dawet Telasih Bu Dermi

TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Es Dawet Telasih Bu Dermi
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pasar-gede_20160505_114343.jpg)