Fakta Menarik di Balik Kaleng Biskuit Khong Guan yang Fenomenal

Biasanya biskuit wafer dalam kaleng warna merah ini jadi buruan utama orang-orang.

Penulis: Noorchasanah Anastasia Wulandari | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
net
Khong Guan 

TRIBUNSOLO.COM - Siapa yang tidak mengenal kaleng biskuit ini?

Menyandang merek dari Khong Guan, kaleng ini begitu hits di saat tertentu.

Contohnya ketika lebaran tiba.

Nah, ini kan sudah mau bulan puasa.

Dan sebentar lagi akan datang Hari Raya Lebaran.

Buru Wafer

Dan biasanya, ketika kaleng ini sudah ada, kamu akan segera mengincar sesuatu.

Biasanya biskuit wafer dalam kaleng warna merah ini jadi buruan utama orang-orang.

Tidak diketahui pula alasannya kenapa.

Mungkin karena dibungkus plastik yang unik kali ya?

Atau jangan-jangan yang ada bukan isi biskuit.

Sering kali kita terkecoh dengan wadahnya.

Mau mengincar wafer, eh dapatnya kerupuk.

Sebelum kamu atau keluargamu membeli biskuit dengan kaleng ini, ada baiknya simak informasi berikut ini.

Sudah tahukah kamu siapa yang mendesain gambar di kaleng ini?

Siapa Ya?


Ternyata pria ini bernama Bernardus Prasodjo.

Pria yang berusia 69 tahun pada 2016 ini ternyata lahir di Jawa Tengah.

Tepatnya di Kota Salatiga.

Buat kamu yang dari Salatiga, boleh dong berbangga diri.

Karena memiliki tokoh fenomenal.

Hobi Gambar, Gagal Sarjana

Sebelumnya, desainer alias Bernardus yang memiliki hobi menggambar ini harus menerima kegagalan.

Gagal menjadi sarjana di Institut Teknologi Bandung.

Ia hanya menjalani studinya selama 2 tahun.

Bernardus mengaku sudah hobi menggambar sejak kecil.

Ia pun akhirnya menjalani beberapa pekerjaan.

Ditawari Pekerjaan

Sebelumnya ia sempat membuat komik untuk sebuah majalah.

Hingga akhirnya ia pindah ke sebuah perusahaan.

Dan ditawarilah untuk menggambari dari perusahaan separasi warna.

“Perusahaan separasi warna itu juga yang memberi saya kerjaan ilustrasi untuk kaleng biskuit Khong Guan, lupa tahun berapa, yang jelas saat itu usia saya 24 tahun.” katanya seperti dikutip dari Warta Kota.

Desain karya Bernardus pun muncul pertama kali pada 1971.

Curhat Anaknya

Sebuah akun bernama Andreas Prasadja mengaku sebagai anak Bernardus.

Melalui akun Twitter-nya, Andreas memperkenalkan ayahnya yang tak lain desainer gambar kaleng fenomenal tersebut.

"Kenalkan, ini ayah saya Bernardus Prasodjo yg melukis gambar utk kaleng Khong Guan, wafer dll yg sudah tak ada." tulisnya pada 2013 silam.

Sosok Ayah di Kaleng Khong Guan


Ilustrasi potret sebuah keluarga yang tergambar di kaleng Khong Guan sempat membuat heboh.

Pasalnya meski keluarga tersebut terlihat harmonis, dinilai janggal.

Banyak yang menanyakan keberadaan sosok ayah.

Karena di gambar tersebut, hanya terlihat ibu dan dua anaknya yang sedang menikmati santapan di meja makan.

Terungkap Nih

Bernardus yang membuat desain tersebut pun langsung memberikan klarifikasinya.

Seperti dikutip dari Warta Kota, Bernardus menjelaskan, sosok ayah adalah kameramen.

Si ayah lah yang mengambil gambar ketiga anggota keluarga tersebut.

Versi Lain


Selain desain potret sebuah keluarga harmonis di meja makan ternyata ada versi lain.

Kali ini desain tersebut memperlihatkan sosok ayah.

Si ayah yang baru saja pulang bekerja disambut dengan suka cita oleh kedua anaknya.

Dan si ibu berdiri di depan pintu.

Ide Gambar

Diakui oleh Bernardus, desain tersebut ternyata bukan murni dari dirinya.

Ia mengaku hanya menggambar ulang berdasarkan contoh yang diberikan.

Contoh tersebut tergambar pada selembar kertas usang.

Kebanjiran Pekerjaan

Siapa sangka karena desainnya untuk Khong Guan, ia mulai kebanjiran pekerjaan.

Setelah membuat ilustrasi di kaleng biskuit itu, ia mendapat order dari perusahaan biskuit lainnya.

Termasuk Nissin dan sejumlah produk kemasan CV Hero.

Sudah Bukan Desainer Grafis

Sudah mendulang kesuksesan melalui ilustrasi gambar kaleng Khong Guan, ia memilih sebuah keputusan.

Di hari tuanya, Prasodjo tak lagi menekuni bisnis desain grafisnya.

Dia justru menjadi penyembuh alternatif menggunakan energi prana yang ia pelajari dari negara Filipina. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved