Kasus Sunday Market Manahan Solo
Penutupan Sementara Sunday Market Manahan Solo Dibatalkan
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) berencana menutup sementara Sunday Market karena ditakutkan akan menambah pelanggaran.
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo membatalkan penutupan sementara pasar tiban Sunday Market Manahan Solo selama penyelidikan yang dilakukan Inspektorat Surakarta.
Pria yang akrab disapa Rudy itu mengaku telah berkoordinasi dengan inspektorat.
"Biar Inspektorat melakukan penyelidikan dulu, sebelum kami melangkah," ungkap Rudy, Kamis (9/6/2016).
Sesuai dengan permintaan inspektorat, jika Sunday Market ditutup maka akan mempersulit penyelidikan.
Penyelidikan akan sulit karena inspektorat tidak dapat bertemu pedagang secara langsung.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) berencana menutup sementara Sunday Market karena ditakutkan akan menambah pelanggaran.
Saat itu, Rudy yang belum berkoordinasi dengan inspektorat, juga memberi sinyal positif akan rencana tersebut.
Adapun pelanggaran yang terjadi di Sunday Market adalah adanya dugaan penyelewengan uang setoran retribusi kepada pemkot.
Pemkot memperkirakan, jumlah setoran yang diterima tidak sesuai dengan fakta di lapangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/patung-di-kawasan-stadion-manahan-solo_20160609_123908.jpg)