Breaking News:

Indonesia Masih Kekurangan Guru Besar

Ia menyatakan saat ini masih ada 28 ribu dosen di Indonesia masih berkualifikasi strata satu.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Ilustrasi Guru Besar - Pengukuhan Mugijatna menjadi guru besar di Auditorium UNS, Kamis (26/5/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ​ Jumlah Guru Besar di Indonesia hanya 5.000 atau 3 persen dari 180 ribu total dosen di Indonesia, dan ini menjadi salah satu masalah bagi Kemenristek Dikti dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Karier SDM Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof Dr. Bunyamin Maftuh, MPd. MA saat membacakan Orasi Ilmiah Dirjen Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi,di dies natalis ke 36 Unisri Surakarta, Selasa(21/6/2016).

Ia menyatakan saat ini masih ada 28 ribu dosen di Indonesia masih berkualifikasi strata satu.

Masalah lainnya, jumlah doktor juga masih kurang, 50 persen dosen belum tersertifikasi dan jumlah Guru Besar hanya 3 persen dari 180 ribu dosen yang ada.

"Jumlah Guru Besar masih sangat sedikit, dari 180 ribu dosen jumlah profesor hanya 5 ribuan atau baru sekitar 3 persen saja," jelasnya.

Padahal menurutnya, Kemendikti mulai tahun ini sudah mempermudah syarat pengajuan Guru Besar.

Meski dipermudah, namun standarnya dinaikkan, di antaranya harus mempublikasikan karyanya pada jurnal internasional bereputasi.(*)​

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved