Banjir di Kota Solo dan Solo Raya
Drainase Buruk, Pusat Kota Solo Jadi Kebanjiran
Banyak drainase yang tidak maksimal, namun pembenahan drainase baru akan bisa dilakukan tahun depan.
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Junianto Setyadi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Banjir di Kota Solo pada akhir pekan lalu tidak hanya menggenangi kawasan di bantaran sungai, namun juga di pusat kota, antara lain di. sebagian Jalan Slamet Riyadi.
Genangan air di pusat kota merupakan akibat dari tidak maksimalnya sistem drainase.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Drainase Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo, Arif Nurhadi, di kantornya, Kamis (23/6/2016).
"Banyak drainase yang tidak maksimal, namun pembenahan drainase baru bisa dilakukan tahun depan," kata Arif.
Pihaknya baru akan mengajukan perencanaan pembenahan drainase pada APBD Perubahan 2016.
"Jadi nanti anggarannya bisa dialokasikan dalam APBD 2017, begitu juga dengan pengerjaannya,” kata Arif.
Pembenahan baru dapat dilakukan tahun 2017 lantaran keterbatasan anggaran.
Saat ini Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, telah menginstruksikan kepada DPU untuk memetakan drainase yang perlu diperbaiki.
Pemetaan dilakukan untuk mencari solusi penanganan genangan air saat hujan lebat mengguyur Kota Solo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/genangan-jl-slamet-riyadi_20160618_213955.jpg)