Mengapa Pelaku Bom Bunuh Diri Ada yang Disebut 'Pengantin'? Ini Kisah dan Penjelasannya
Nah, bicara istilah 'pengantin' sebagai sebutan calon pengebom bunuh diri, ternyata ada penjelasan dan kisahnya.
Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - Hari ini (5/7/2016), teror bom bunuh diri kembali terjadi di Indonesia.
Adapun yang menjadi target bom bunuh diri adalah Mapolresta Solo, Jawa Tengah.
Dalam kejadian tersebut, seorang pelaku yang berdasarkan analisis Kepolisian adalah seorang 'Pengantin' tewas.
Nah, bicara istilah 'pengantin' sebagai sebutan calon pengebom bunuh diri, ternyata ada penjelasan dan kisahnya.
Dikutip dari Antara, David Brooks pernah menulis mengenai "The Culture of Martyrdom" (Majalah Atlantic edisi Juni 2002) yang berisi sejarah pengebom bunuh diri di kalangan Palestina.
Dalam proses wawancaranya, Brooks berhasil mendapat kesimpulan jika pengebom bunuh diri kebanyakan memiliki loyalitas tinggi terhadap kelompoknya.
Hal ini akibat pencucian otak dan proses indoktrinasi yang dilakukan pemimpinnya.
Calon pengebom diajak untuk berjihad dan dibakar kebenciannya terhadap para musuh.
Sebagai balasannya, calon pengebom ini juga dijanjikan masuk surga.
Bahkan acapkali calon pengebom ini diberikan fantasi bagaimana nikmatnya sebuah kematian yang akan mereka jalani dibandingkan kehidupan yang fana.
Bahkan mereka juga dijanjikan bakal disambut sebanyak 72 bidadari di alam surga yang sudah menunggu dengan penuh cinta.
Maka karena akan bertemu bidadari surga inilah, kemudian calon pengebom bunuh diri disebut 'Pengantin'.
Dalam sebuah wawancara dengan sebuah media nasional, Abu Wildan teman dekat Noordin M Top mengatakan istilah tersebut adalah berdasarkan keyakinan si bomber yang bakal mati syahid.
Mereka juga akan masuk ke surga Firdaus dan disediakan bidadari-bidadari sebagai pelayannya di surga.
Istilah ini kemudian juga digunakan pihak Kepolisian saat menangani kasus pengeboman.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pelaku-bom-bunuh-diri_20160705_162229.jpg)