Mengenal Motif-motif Ukiran Ban dan Fungsinya

Menurutnya, bagi yang akan mengganti ban, penting untuk melihat jenis alur sebelum digunakan. Jangan tergiur dari model dan merek saja, sehingga ...

net
Motif-motif ukiran pada ban 

TRIBUNSOLO.COM - Ban yang digunakan pada mobil harian umumnya memiliki groove atau lebih akrab dikenal dengan alur.

Motifnya ada banyak corak, namun kurangnya edukasi membuat orang asal memilih tanpa mengenal peruntukannya.

Proving Ground Manager Bridgestone Tire Indonesia, Zulpata Zainal, mengatakan, pemilihan groove harus disesuaikan, karena tiap alur di telapak ban memiliki fungsi beda-beda.

"Jangan asal pilih, umumnya jenis groove di ban itu ada lima pola, masing-masing pola memiliki kelebihan dan kekurangan saat digunakan pada mobil meski dibuat dari material yang sama," ucap Zulpata kepada Otomania akhir bulan lalu.

Menurutnya, bagi yang akan mengganti ban, penting untuk melihat jenis alur sebelum digunakan.

Jangan tergiur dari model dan merek saja, sehingga membuat lupa sisi penggunaannya.

Kelima pola telapak pada ban adalah, Rib, Lug, Rib Lug, Block, dan silang.

Untuk fungsinya dan peruntukannya diurai sebagai berikut;

1. Rib
Jenis alur sekeliling permukaan ban, sifatnya cenderung memiliki daya tahan terhadap keausan sehingga lebih awet, ban ini juga cocok untuk kecepatan tinggi dan memiliki stabilitas yang baik.
Namun dalam hal traksi saat pengereman kurang optimal, biasanya jenis ban ini banyak digunakan untuk kendaraan niaga.

2. Lug
Bila dilihat bentuk alurnya seperti memotong lingkaran ban.
Pola alurnya ini cocok untuk performa pengereman dan traksi, namun saat berada di kecepatan tinggi menimbulkan suara bising dan getaran.
Poin plusnya lagi jenis ban ini memiliki daya cengkram tinggi terhadap putaran ban.

3. Rib-Lug
Paduan jenis alur ini menghasilkan performa gabungan sehingga cocok digunakan pada semua medan aspal, bebatuan, dan lumpur.

4. Block
Jenis alur ini mudah dikenali karena bentuknya seperti block – block kecil baik beralur dangkal atau dalam.
Alur dangkal banyak dijumpai untuk kendaraan penumpang sehari – hari karena cukup nyaman dikendarai, sedang alur dalam banyak dipakai untuk kendaraan off-road karena mampu menancap ke tanah lembek untuk menambah dorongan pada traksi mobil.
Jeleknya jenis ban ini mudah aus.

5. Menyilang
Jenis alur ini berbentuk tidak rata karena menyilang.
Kelebihannya adalah baik saat digunakan pada jalan basah dan memiliki daya cengkram untuk pengereman yang baik. (Otomania.com/Stanly Ravel)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved