Penangkapan Anwar yang Kabur dari Rutan Salemba Diiringi Tangis Histeris Keluarga

Mendengar tangisan keluarga Anwar, tak mengurungkan niat polisi untuk membawa Anwar mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Penangkapan Anwar yang Kabur dari Rutan Salemba Diiringi Tangis Histeris Keluarga
Kompas.com/Akhdi Martin
Keluarga Anwar yang menangis histeris saat penangkapan 

TRIBUNSOLO.COM - Tangis histeris mengiringi penangkapan Anwar bin Kiman alias Rizal, narapidana yang kabur dari Rutan Salemba beberapa waktu lalu.

Salah satu kakak Anwar, Linda menangis histeris saat sang adik dibekuk polisi di rumah salah satu keluarganya di Kampung Barengkok, Batok, Tenjo, Kabupaten Bogor pada Kamis (14/7/2016) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Jangan bawa adik saya, saya baru ketemu dia lagi," ucap Linda sambil beraung-raung di lokasi.

Mendengar tangisan histeris Linda, salah satu kakak laki-laki Anwar bernama Andri mencoba menenangkan.

Namun bukannya berhenti menangis, Linda malah semakin histeris.

Ia terus meronta-ronta saat melihat adiknya di borgol dan hendak dibawa polisi ke mobil.

"Anwar, Anwar, Anwar jangan pergi," teriak Linda.

"Pak polisi jangan bawa adik saya," sambung Linda.

Selain Linda, para keponakan Anwar yang masih kecil-kecil juga ikut menangis.

Mendengar tangisan keluarga Anwar, tak mengurungkan niat polisi untuk membawa Anwar mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved