Muktamar Hizbul Wathan Digelar di Solo

Mantan Danjen Kopassus, Muchdi PR, Pimpin Hizbul Wathan Periode 2016-2021

Muchdi terpilih dalam rapat formatur pada Muktamar ke tiga Hizbul Wathan yang digelar di Balai Muhammadiyah Surakarta.

Mantan Danjen Kopassus, Muchdi PR, Pimpin Hizbul Wathan Periode 2016-2021
SUARAMUHAMMADIYAH.ID
Mayor Jenderal (Pur) Muchdi Purwoprandjono,Ketua Umum Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) periode 2016 – 2021. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ​Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayor Jenderal (Pur) Muchdi Purwoprandjono (Muchdi PR), terpilih menjadi Ketua Umum Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) periode 2016 – 2021.

Muchdi terpilih dalam rapat formatur pada Muktamar ke tiga Hizbul Wathan yang digelar di Balai Muhammadiyah Surakarta, Jumat (15/7/2016).

“Pak Muchdi termasuk 13 formatur terpilih suara terbanyak dalam pemilihan anggota Kwartir Pusat Hizbul Wathan periode 2016 – 2021,” ungkap Ketua Panitia Pemilihan Muktamar ke 3 Hizbul Wathan, Ismet Wibowo.

Ismet mengatakan, dalam pemilihan formatur tersebut, Muchdi selaku utusan dari DKI Jakarta memperoleh sebanyak 223 suara, sedangkan Bambang Soemedi utusan Denpasar dengan 215 suara.

Kemudian Uun Harun Syamsudin utusan Tasikmalaya, Jawa Barat, 197 suara, Abdul Rasyid Wasyim utusan Semarang, Jawa Tengah,196 suara, dan Muchsinun utusan Solo,Jawa Tengah, 190 suara.

Moch Bazzar Marzuqie, utusan Sleman, DIY, 167 suara, Abdul Djalil Thahir utusan Makasar, Sulawesi Selatan, 126 suara, dan Endra Widyarsono utusan Sleman, DIY, 126 suara.

Kemudian Choirun Nisa utusan Sleman, DIY, 124 suara, Moeslimin utusan Surabaya, Jawa Timur, 115 suara, Muchammad Adji Subur utusan Kediri, Jawa Timur, 113 suara, Hadjam Murusdi utusan Yogyakarta, DIY, 112 suara, serta M Zairin utusan Sumatera 93 suara.

Saat pemilihan calon formatur, peserta yang memiliki hak pilih sebanyak 258 orang, tetapi 14 peserta di antaranya menyatakan abstain.

“Ada 244 peserta yang akhirnya memilih 13 formatur tersebut,” tambah Ismet Widodo.

Pemilihan menggunakan sistim E-Voting, yang dilakukan untuk pertama kalinya sejak Muktamar Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan diselenggarakan.

“Muktamar sebelumnya manual semua,” katanya. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved