Harga Ganja Kering Mahal, Dua Warga Makassar Kedapatan Tanam Ganja di Rumahnya

Sebab, menurut dia, harga ganja kering sangat mahal, sehingga ia mengaku sayang kalau ganja yang dipanennya itu dijual.

Tayang:
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
net
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Dua warga, Aswar alias Wiwin (29), warga Jalan Veteran Utara dan Muh Syarif alias Riri (27), warga Jalan Abu Bakar Lambogo, ditangkap lantaran menanam ganja di rumahnya di tengah permukiman penduduk di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Keduanya ditangkap oleh Satuan Reserse Narkotika Polrestabes Makassar dengan barang bukti ganja basah seberat 1 kilogram, Selasa (2/8/2016).

Kepala Polrestabes Makassar Komisaris Besar (Kombes) Polisi Rusdi Hartono dalam konfrensi persnya mengatakan, ganja basah 1 kilogram tersebut sengaja ditanam oleh Aswar di atas rumahnya.

Adapun bibit ganja diperoleh dari rekannya, Muh Syarif.

"Jadi dia tanam ganja di pot bunga di atas rumah Aswar, dia menanam ganja tersebut sejak satu tahun terakhir bahkan sudah beberapa kali dia memanen, dari hasil interogasi Aswar diperoleh informasi bahwa bibit ganja itu didapatkan dari Muh Syarif," ungkap Rusdi.

Dari keterangan Aswar, lanjut Rusdi, anggota pun menangkap Muh Syarif di rumahnya di Jl Abu Bakar Lambogo, Makassar.

Sementara itu, menurut pengakuan Aswar, dia menanam ganja untuk dikonsumsinya sendiri.

Sebab, menurut dia, harga ganja kering sangat mahal, sehingga ia mengaku sayang kalau ganja yang dipanennya itu dijual.

"Saya keringkan ini untuk saya pakai sendiri karena kalau saya jual, mahal lagi kalau saya beli kembali untuk saya pakai jadi puluhan bibit ganja, saya minta dari Muh Syarif pada bulan Mei lalu," terang Aswar.

"Namun hanya 2 batang yang berhasil tumbuh dan dipanen jadi ganja yang dipanen itu telah berumur 3 bulan, dengan tinggi mencapai 1 meter," tutupnya. (Kompas.com/Hendra Cipto)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved