Breaking News:

WNI Disandera di Filipina

Tenggat Waktu Tebusan Tinggal Dua Hari, Keluarga WNI yang Disandera Abu Sayyaf Alami Stres

Sejak pulang dari Jakarta ketika menemui tim krisis centre, pihak keluarga belum mendapat kabar apapun dari Pemerintah Indonesia.

Editor: Daryono
youtube
Kelompok Abu Sayyaf Perlihatkan Sandra dalam sebuah video di youtube 

TRIBUNSOLO.COM, SAMARINDA - Tenggat waktu yang diberikan kelompok militan Abu Sayyaf untuk penyerahan uang tebusan tujuh ABK TB Charles yang disandera, tinggal tersisa dua hari.

Keluarga para sandera kini didampingi dokter dan psikolog dari Kementerian Luar Negeri.

Itu karena mereka diduga mengalami stres setelah hingga hampir mencapai tenggat waktu, para sandera belum bisa dibebaskan.

Juru bicara keluarga, Kapten Ginting mengatakan, mendekati batas waktu yang ditentukan Abu Sayyaf atau 15 Agustus, sejumlah keluarga sandera mengalami stres.

Tidak hanya psikologis, kondisi fisik pun turut melemah.

"Ini yang kita takutkan, mendekati tanggal 15 ini psikis dan psikologis keluarga makin terguncang. Sisa dua hari lagi dari batas waktu yang diberikan,," kata Ginting (13/8/2016).

Sejak pulang dari Jakarta ketika menemui tim krisis centre, pihak keluarga belum mendapat kabar apapun dari Pemerintah Indonesia.

Padahal pihak keluarga sudah memercayakan segala sesuatunya pada Pemerintah Indonesia.

"Sejak kepulangan keluarga dari krisis centre itu sudah tidak ada kabar lagi."

"Sampai sekarang, keluarga mendesak minta ke Jakarta lagi."

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved