Akan Ada Pusat Pendidikan Spesialis Mikrobiologi Klinik di Solo
Menurut Kuntaman, Solo sudah memadai mengenai kemampuan, sumber daya manusia, fasilitas dan infrastruktur, dan sistem pelayanan kesehatan.
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Di Solo akan ada pusat pendidikan Spesialis Mikrobiologi Klinik (SPMK).
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI), Kuntaman, saat ditemui TribunSolo.com, Sabtu (10/9/2016) pagi.
Dalam hal itu, Kuntaman sedang menghadiri Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) yang diikuti oleh ahli spesialis, analis, dan ahli medis lainnya di The Sunan Hotel Solo.
Kuntaman mengatakan, pendidikan SPMK diusulkan ada di Solo oleh PAMKI.
"Sementara ini di Indonesia terdapat enam SPMK, diusulkan ditambah di Solo," kata Kuntaman.
Menurut Kuntaman, Solo sudah memadai mengenai kemampuan, sumber daya manusia, fasilitas dan infrastruktur, dan sistem pelayanan kesehatan.
"Tinggal dorong dan memproses saja SPMK sudah jadi," ujar Kuntaman.
Sementara itu, diadakan SPMK di Solo dalam rangka meningkatkan standar kompetensi pendidikan.
Serta sistem pendidikan makin maju di Solo.
SPMK di Solo didukung oleh Fakuktas Kedokteran UNS dan RSUD Dr Moewardi Solo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ketua-umum-pusat-pamki-kuntaman_20160911_134436.jpg)