Perayaan Grebeg dari Keraton Surakarta Punya Banyak Manfaat untuk Kehidupan
Grebeg atau kata lain dari puncak acara, merupakan peringatan yang berkaitan dengan hari raya umat Islam.
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perayaan Grebeg Besar yang diadakan oleh Keraton Surakarta mengandung berbagai manfaat.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta, KPA Winarnokusumo, saat ditemui TribunSolo.com dalam acara Grebeg Besar, Selasa (13/9/2016) siang.
Acara Grebeg Besar diperingati dalam rangka hari raya Idul Adha.
Menurut Kanjeng Win, sapaan akrabnya, Grebeg atau kata lain dari puncak acara, merupakan peringatan yang berkaitan dengan Hari Raya Islam.
Keraton Surakarta memperingati Grebeg tiga kali dalam setahun.
Yaitu: Grebeg Mulud, Grebeg Poso, dan Grebeg Besar.
"Ketiga-tiganya (Grebeg) merupakan perayaan kemenangan, kemenangan iman," ungkap Kanjeng Win.
Ucap syukur kepada Allah atas karunia bumi.
Kepedulian keraton kepada masyarakat untuk memberikan hiburan gratis karena belum tentu setiap hari ada.
Yang terakhir sebagai kepedulian untuk membagi rejeki kepada abdi dalem (pengadi).
Perayaan Grebeg ditandai dengan kirab sepasang gunungan jaler (putra) dan setri (putri) ke Masjid Agung Solo.
Isi gunungan juga sering diperebutkan oleh masyarakat berupa hasil bumi.
"Masyaraka memiliki keyakinan sesuatu yang didoakan dari keraton akan mendatangkan berkah tersendiri," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kanjeng-win_20160913_193806.jpg)