Breaking News:

​Berbasis SMS dan Website, Smart FEWS Laporkan Ketinggian Air Sungai Secara Real Time

Alat yang diciptakan mulai 2011 tersebut bernama Smart Flood Early Warning System (Smart FEWS).

Penulis: Imam Saputro | Editor: Daryono
banjir.mitigasi.com​
​Tampilan ​website ​http://banjir.mitigasi.com​ ketika diakses 1 Oktober 2016​​ 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - ​​ Dosen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret (FMIPA UNS), Mohtar Yunianto dan ketujuh rekannya menciptakan alat pendeteksi dini banjir yang bisa melaporkan ketinggian air sungai secara real time berbasis Short Message Service (SMS) dan website.

“Data ketinggian air muka sungai akan secara real time dikirimkan oleh alat ke nomor yang telah di set sebelumnya dan juga dikirimkan ke server kita,” ujar Mohtar, Jumat (30/9/2016).

Alat yang diciptakan mulai 2011 tersebut bernama Smart Flood Early Warning System (Smart FEWS).

Data tersebut, Mohtar melanjutkan penjelasannya, juga bisa diakses melalui aplikasi smartphone yang bernama SMART FEWS.

Pada aplikasi penampil data Smart FEWS, berisi status ketinggian muka air sungai, data ketinggian tiap hari, bulan dan tahun serta lokasi dan level air dalam bentuk map di google map untuk sepuluh titik alat.

Data tersebut juga bisa diakses secara realtime melalui alamat ​​http://banjir.mitigasi.com.

“Untuk sms gateway juga diset untuk dapat memberikan informasi ketinggian ke nomor tertentu yang sudah disimpan dalam database,” tambah Mohtar.

Catu daya yang digunakan dalam alat tersebut adalah menggunakan panel surya yang disimpan dalam sel aki.

“Jadi dalam kondisi apapun alat itu bisa berfungsi karena setiap hari mendapat suplay daya dari sinar matahari,” jelas Mohtar.

SMART FEWS sudah dipasang di sepuluh titik, delapan titik di antaranya dipasang di daerah mulai dari perbatasan Wonogiri sampai Kabupaten Sragen.

Dan dua titik lainnya dipasang di Ponorogo.

Dengan adanya Smart FEWS ini, Mohtar mengharapkan mampu meminimalisasi adanya korban banjir.

“Laporan Smart FEWS langsung tersampaikan ke pengelola, bahkan ketika terjadi kerusakan di alat Smart FEWS, laporan bisa langsung masuk,” tutupnya.​(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved