Berantas PSK di Wilayahnya, Inilah Upaya yang Dilakukan Kelurahan Kestalan Solo

Hal tersebut disampaikan oleh Lurah Kestalan, Ibnu Sarsito, saat ditemui TribunSolo.com, Senin (10/10/2016) siang.

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Lurah Kestalan, Ibnu Sarsito 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -  Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, melakukan berbagai upaya dalam memberantas keberadaan pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Kestalan

Hal tersebut disampaikan oleh Lurah Kestalan, Ibnu Sarsito, saat ditemui TribunSolo.com, Senin (10/10/2016) siang.

Baca: Warga Mojosongo Meninggal Dunia Saat Hendak Ngamar di Losmen Daerah Kestalan, Banjarsari, Solo

"Sejak 2006 pihak kelurahan bekerja sama dengan berbagai dinas terkait untuk memberantas PSK," katanya.

Wilayah Kestalan dikenal sebagai tempat "mangkal" dan lokasi penginapan untuk praktek prostitusi. 

Ibnu Sarsito tidak memungkiri fungsi hotel di wilayahnya yang sebenarnya untuk penginapan malah dijadikan tempat "berhubungan" short time.

Dalam upaya memberantas PSK dan mengantisipasi Penyakit Menular Seks (PMS), kelurahan melakukan berbagai upaya.

Rapat koodinasi rutin digelar setiap tiga bulan sekali oleh Kelurahan Kestalan bersama Paguyuban hotel.


Kantor Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, Senin (10/10/2016) siang.
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA

Dalam hal itu, tercatat 21 penginapan terdapat di wilayah Kestalan.

Ibnu mengimbau kepada pihak hotel dan penginapan untuk mendata setiap tamu yang menginap.

Dirinya juga memberikan peringatan kepada pihak hotel agar melarang anak-anak aatau pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah menggunakan fasilitas hotel.

Selain itu, diadakan juga sosialisasi serta upaya penanggulangan HIV AIDS berupa pemeriksaan darah juga pemeriksaan PMS. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved