Breaking News:

Bernard Batubara Ungkap Latar Belakang Buku Metafora Padma di Toko Gramedia Solo

Bernard Batubara nengungkapkan cerpen yang ditulisnya merupakan cara menggali memori masa kecilnya.

TribunSolo.com/Eka Fitriani
Bernard Batubara saat bedah buku Metafora Padma di Gramedia, Solo, Minggu (23/10/2016) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Minggu (23/10/2016) Menyingkap Metafora Padma bersama penulis buku yaitu Bernard Batubara menceritakan latar belakang tema yang diangkat di bukunya tersebut.

Bernard Batubara nengungkapkan cerpen yang ditulisnya merupakan cara menggali memori masa kecilnya.

"Aku kan menulis cerpen-cerpen di buku Metafora Padma dalam usaha mengingat kembali masa kecilku karena aku anak rantau dan aku jauh dari rumah," ujar Bernard.

"Dan salah satu memori yang paling kuat yang mucul adalah memori bersentuhan dengan ketakutan ketika terjadinya konflik antar etnis tahun 1997 di Kalimantan Barat," katanya.

Buku Metafora Padma merupakan buku ke sembilan dari penulis Bernard Batubara (Bara)

Buku Metafora Padma sendiri berlatar belakang konflik antar etnis tahun 1997 di Kalimantan Barat.

Bedah buku bertema Menyingkap Metafora Padma Bersama Bernard Batubara ini dimulai dari pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Sekitar 30 orang datang ke acara ini namun beberapa peserta harus berdiri karena tidak mendapat tempat duduk.

Dalam bedah buku tersebut, penulis menceritakan mengenai buku Metafora Padma.

Selain itu, penulis juga mempersilahkan pengunjung untuk bertanya mengenai buku Metafora Padma.

Dalam bedah buku ini, penulis juga menceritakan mengenai pandangan-pandangannya terhadap agama.

Tulisan-tulisannya di buku tersebut juga banyak dipertanyakan pengunjung.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved