Breaking News:

Dugaan Kejahatan Dimas Kanjeng

Dimas Kanjeng Taat Pribadi Bakal Dijerat Pasal Pencucian Uang Juga

Setelah ditangani penyidik Ditreskrimum Polda Jatim, akhirnya berkembang karena banyak korban yang lapor penipuan dengan modus penggandaan uang.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Polisi menunjukkan barang bukti dari tersangka penipu Dimas Kanjeng Taat Pribadi dalam ungkap kasus di Mapolda Jawa Timur, Jumat (7/10/2016). Barang bukti yang disita penyidik dari salah satu korban bernama Najmiah Muin, warga asal Makassar, Sulawesi Selatan, berupa 260 batang emas, mata uang asing dari Vietnam, Tiongkok, dan Korea Selatan yang jumlahnya sekitar Rp 200 miliar, keris dan sejumlah patung. 

TRIBUNSOLO.COM.COM, SURABAYA - Dimas Kanjeng Taat Pribadi, pemimpin padepokan di Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jatim, dijerat pasal pidana berlapis.

Pertama, tersangka ditangkap dan dijerat sebagai otak dugaan pembunuhan Ismail Hidayah dan Abdul Gani.

Setelah kasus itu ditangani penyidik Ditreskrimum Polda Jatim, akhirnya berkembang karena banyak korban yang lapor penipuan dengan modus penggandaan uang.

Pascapenyitaan aset yang dimiliki tersangka di beberapa wilayah, penyidik Polda Jatim akan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Karena, uang mahar dari ribuan korban (ada yang mencapai Rp 35 miliar, bahkan Rp 200), diduga dibelikan aset berupa tanah, rumah, mobil dan lainnya.

Beberapa aset yang sudah disita penyidik, di antaranya, lima sertifikat kepemilikan sebidang tanah dan bangunan serta dua BPKP kendaraan.

Mobil yang disita yakni Honda Mobillio putih N 826 NQ, Pajero Sport putih N 1417 NV, Isuzu Panther P 1022 G, Sedan Honda N 1520 NR, Toyota Agya Z 1054 WP dan Nissan DK 1071 KN.

Mobil-mobil sitaan itu dipasangi police line, dan diparkir di depan gedung Ditreskrimum Polda Jatim, di Surabaya.

Empat unit mobil di parkir sebelah barat dan tiga mobil di parkir sebelah timur.

Dua mobil lainnya ditaruh depan gedung.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved