Dahlan Iskan Terjerat Kasus Korupsi

Jadi Tahanan, Dahlan Iskan Ditempatkan di Poliklinik Rutan Medaeng

Menurut dia, tidak ada perlakuan spesial bagi Dahlan selama dititipkan 20 hari di Rutan Medaeng.

Editor: Junianto Setyadi
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Dahlan Iskan dikawal petugas Kejaksaan saat memberikan keterangan pers, sebelum ditahan, Kamis malam (27/10/2016). 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Ditahan di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Jatim, Dahlan Iskan tidak diinapkan di sel tahanan. 

Mantan Menteri BUMN itu ditempatkan di ruang Poliklinik Rutan.

Tujuannya, agar tim dokter mudah memantau kesehatannya.

Kepala Rutan Medaeng, Djumadi, menjelaskan, Dahlan memang tidak dimasukkan ke sel seperti umumnya tahanan lain, karena pertimbangan kesehatan.

"Pak Dahlan ini kan punya riwayat pernah cangkok hati, jadi kami tidak ingin ambil risiko jika terjadi apa-apa," katanya saat dimintai konfirmasi, Jumat (28/10/2016) malam.

Menurut dia, tidak ada perlakuan spesial bagi Dahlan selama dititipkan 20 hari di Rutan Medaeng.

"Seperti halnya napi lain, tadi pagi dia diajak berkeliling untuk memperkenalkan lingkungan rutan dan bersosialisasi dengan penghuni rutan," ujarnya.

Masuk rutan,  Kamis (27/10/2016)  malam, kata Djumadi, kesehatan Dahlan dicek khusus oleh tim dokter rutan.

Tim dokter juga sudah menerima salinan rekam medik Dahlan.

Adapun sejak Kamis malam, mantan Dirut PT PLN (Persero) itu ditetapkan tersangka atas dugaan kasus pelepasan aset BUMD Jawa Timur yang dinilai merugikan negara.

Dahlan langsung ditahan dengan alasan agar tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau memengaruhi saksi lainnya. (Kompas.com/Achmad Faizal)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved