Breaking News:

Dugaan Kejahatan Dimas Kanjeng

Saat Ditemukan Meninggal, Kuku 5 Pengikut Dimas Kanjeng Ini Berwarna Hitam

"Empat orang dimakamkan di daerah asal, satu orang dikubur di sekitar padepokan,” ujarnya.

Editor: Junianto Setyadi
SURYA/ANAS MIFTAKHUTADIN
Ilustrasi, peti jenazah Ismail Hidayah saat dipulangkan dari RS Bhayangkara Samsoeri Mertojoso menuju Situbondo, Kamis (12/10/2015). Ismail, mantan pengikut Dimas Kanjeng, diduga tewas dianiaya. 

TRIBUNSOLO.COM, PROBOLINGGO – Sedikitnya ada lima pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang meninggal dunia di Padepokan Dimas Kanjeng, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Lima pengikut itu terdiri atas tiga pria dan dua wanita.

Anehnya, kondisi tubuh kelima orang tersebut memiliki ciri-ciri yang sama saat ditemukan meninggal, yakni kukunya hitam.

“Ya, total ada lima pengikut yang meninggal di Padepokan, meninggal dalam kurun waktu 2013-2016," kata Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara, Minggu (30/10/2016), di Probolinggo.

"Kelima-limanya punya ciri-ciri kuku hitam ketika ditemukan tak bernyawa."

"Empat orang dimakamkan di daerah asal, satu orang dikubur di sekitar padepokan,” ujarnya.

Arman memastikan, kepolisian tengah mengembangkan penyelidikan kasus tersebut.

Bukti materil terus dihimpun, termasuk keterangan keluarga korban.

Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah mereka meninggal alamiah, atau meninggal karena dibunuh.

Namun, Arman menyatakan, ada dugaan penganiayaan atas meninggalnya I di tenda padepokan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved