Breaking News:

Humas Harus Manfaatkan Media Baru untuk Menunjang Pekerjaannya

Media berbasis internet itu memungkinkan komunikasi kehumasan pemerintah mampu menjangkau publik yang luas.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Imam Saputro

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Public Relations atau humas harus memanfaatkan media baru untuk menunjang pekerjaannya.

Media baru membawa perubahan-perubahan signifikan terhadap berbagai sisi kehidupan.

"Dibutuhkan strategi komunikasi efektif yang bisa dimanfaatkan kalangan praktisi kehumasan untuk berbagai tujuan," kata Praktisi PR Kepala Humas UNS Solo dan Ketua BPC Perhumas Solo, Andre Rahmanto.

Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional Ilmu Komunikasi yang diselenggarakan Program Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo di Hotel Alana, Colomadu, Karangnyar, Senin (7/11/2016).

Seminar Nasional mengambil tema Pendekatan New Media dalam Strategi Public Relations.

Narasumber lain, Pakar Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Hafied Cangara membahas pengguna internet di Indonesia saat ini telah mencapai 132,7 juta.

"Perkembangan pemanfaatan teknologi internet dan munculnya media baru yang membawa perubahan di berbagai lini tersebut," kata Hafied.

Hafied menegaskan perlunya strategi-strategi baru yang tepat agar tepat, salah satunya dalam melakukan komunikasi bisnis perusahaan yang dilakukan praktisi kehumasan atau public relations.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Gati Gayatri hadir sebagai keynote speaker dalam seminar itu.

Gati mengemukakan, dalam berbagai bentuk dan jenisnya, media baru dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam pelaksanaan komunikasi kehumasan pemerintah untuk berbagai tujuan.

"Media baru dapat menjadi alternatif yang lebih efektif dibanding media lainnya bagi praktisi kehumasan pemerintah dalam melaksanakan program-program komunikasi dengan publik instansi," katanya.

Media berbasis internet itu memungkinkan komunikasi kehumasan pemerintah mampu menjangkau publik yang luas.

Narasumber lain yang dihadirkan dalam seminar tersebut adalah General Manager (GM) Hotel The Sunan Solo dan Presiden IMA Chapter Solo, Retno Wulandari. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved