Breaking News:

Dugaan Kejahatan Dimas Kanjeng

Polisi Ungkap Trik-trik Penipuan Para Mahaguru Dimas Kanjeng

Aksi tersebut untuk meyakinkan pengikutnya tentang kesaktian Dimas Kanjeng.

KOMPAS.COM/ACHMAD FAISAL
Inilah para maha guru Dimas Kanjeng yang diperiksa di Mapolda Jatim di Surabaya. 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Para "mahaguru" yang disewa pihak Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi kerap dilibatkan dalam aksi kebohongan yang sudah direncanakan.

Aksi tersebut untuk meyakinkan pengikutnya tentang kesaktian Dimas Kanjeng.

Kebohongan itu diungkap Vijay kepada penyidik Ditreskrimum Polda Jatim dalam pemeriksaan.

Vijay sendiri adalah pengusaha berkebangsaan India yang bertugas sebagai penyelenggara acara keagamaan yang melibatkan banyak pengikut Dimas Kanjeng.

Kepala Sub Direktorat I Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Cecep Ibrahim, mencontohkan, di tengah acara istigasah di padepokan, lampu penerangan tiba-tiba dimatikan. 

"Saat lampu mati, salah satu 'mahaguru' turun di tengah-tengah jemaah dari atap menggunakan tali, tapi oleh Dimas Kanjeng disebut turun dari langit," katanya, Selasa (8/11/2016), di Surabaya, Jatim.

Pihak padepokan juga pernah mendesain kebohongan saat ziarah ke makam Syekh Kholil Bangkalan.

Mahaguru yang bernama Abah Kholil tiba-tiba muncul di tengah peziarah dan membagikan tasbih kepada pengikut Dimas Kanjeng

Abah Kholil disebut sebagai wujud empunya makam yang memberi berkat aktivitas ziarah pengikut Dimas Kanjeng.

"Bahkan Marwah Daud pun sempat percaya pada aksi kebohongan itu," kata Cecep.

Saat ini, tujuh mahaguru Dimas Kanjeng diperiksa di Mapolda Jatim.

Dahulu mereka sengaja direkrut sebagai "mahaguru" bayaran.

Pihak padepokan memberikan sejumlah uang kepada mereka yang bersedia menjadi mahaguru palsu. (Kompas.com/Achmad Faizal)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved