Breaking News:

Dugaan Kejahatan Dimas Kanjeng

Polisi Tetapkan Tukang Belanja Dimas Kanjeng sebagai Tersangka

Ahmad Zubairi ditetapkan tersangka setelah sepanjang Rabu (9/11/2016) kemarin diperiksa di Ditreskrimum Polda Jatim.

Editor: Daryono
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Dimas Kanjeng Taat Pribadi digiring aparat Kepolisian menuju ruang pemeriksaan di Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (28/9/2016). Taat Pribadi ditahan Polisi karena diduga menjadi otak pembunuhan mantan jamaahnya dan terlibat dugaan penipuan. 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Polisi menetapkan Ahmad Zubairi, warga Probolinggo, Jawa Timur, yang bertugas membelanjakan uang dari Dimas Kanjeng Taat Pribadi untuk membeli barang-barang yang disebut ajaib.

Barang-barang tersebut diberikan kepada para pengikut Dimas Kanjeng setelah membayar mahar.

Ahmad Zubairi ditetapkan tersangka setelah sepanjang Rabu (9/11/2016) kemarin diperiksa di Ditreskrimum Polda Jatim.

"Tersangka kembali bertambah menjadi delapan orang," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (10/11/2016).

Argo mengatakan, Zubairi biasa membelanjakan uang mahar pengikut Dimas Kanjeng ke Probolinggo.

"Untuk barang-barang logam seperti patung, batangan emas, cincin dan sebagainya, dia pesan ke pengrajin," ucapnya.

Barang-barang itu diserahkan sebagai ganti uang mahar yang diberikan pengikut Dimas Kanjeng.

Oleh Dimas Kanjeng, barang-barang itu disebut memiliki kekuatan gaib yang bisa mendatangkan uang.

"Tersangka mengaku pernah diberi uang 200 juta untuk membeli barang-barang tersebut," ujarnya.

Zubairi menambah daftar tersangka aksi penipuan Dimas Kanjeng.

Selain Dimas Kanjeng sendiri, polisi juga sudah menetapkan sejumlah sultan, penyelenggara kegiatan keagamaan, hingga pencari maha guru bayaran. (Kompas.com/Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved