Breaking News:

Bantu Biaya Pengobatan Korban Kericuhan Laga Persija Vs Persib, Pasoepati Solo Galang Dana

Ayahanda Ridwan, Dadio Prayitno, mengatakan anaknya sudah keluar dari ruang ICU, tetapi hari Minggu ini dijadwalkan menjalani operasi kaki kiri patah.

Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNJATENG/SUHARNO
Sejumlah suporter Pasoepati melakukan penggalangan dana di CFD Solo, Minggu (13/11/2016) pagi. Mereka hendak membantu korban kerusuhan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah anggota suporter klub sepak bola Pasoepati Solo melakukan penggalangan dana untuk korban kerusuhan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung.

Aksi digelar di Car Free Day (CFD) di Jl Slamet Riyadi Solo, Minggu (13/11/2016) pagi.

Dirijen Pasoepati, Agus Warsop, mengatakan, penggalangan dana ini spontanitas dilakukan suporter pendukung Laskar Sambernyawa.

"Pertandingan Persija lawan Persib harus dijadikan pelajaran."

"Di luar pertandingan Persis Solo, lebih baik ke depan Kota Solo tidak jadi tuan rumah laga panas yang berpotensi gesekan," ujarnya menegaskan, Minggu (13/11/2016) pagi.

Sebelumnya, Sabtu (5/11/2016) pekan lalu, laga klasik antara Persija melawan Persib di Stadion Manahan, Solo, diwarnai  beberapa gesekan di tribun penonton, dan membuat beberapa orang mengalami luka ringan hingga parah.

Seorang korban luka parah sampai kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Brayat Minulya Solo.

Dia adalah Ridwan Maulana (22), warga Desa Banaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Jateng.

Ayahanda Ridwan, Dadio Prayitno, mengatakan anaknya sudah keluar dari ruang ICU, tetapi hari Minggu ini dijadwalkan menjalani operasi kaki kiri yang patah.

"Dana yang dibutuhkan untuk perawatan cukup besar, sepekan ini saja biayanya sudah Rp 12 Juta," katanya, Sabtu (12/11/2016).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved