Breaking News:

Dugaan Kejahatan Dimas Kanjeng

Tukang Belanja Benda Ajaib Dimas Kanjeng Pernah Belanja Habiskan Rp 200 Juta

Kombes Argo mengatakan, Zubairi biasa membelanjakan uang mahar pengikut Dimas Kanjeng ke Probolinggo.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Polisi menunjukkan barang bukti dari tersangka penipu Dimas Kanjeng Taat Pribadi dalam ungkap kasus di Mapolda Jawa Timur, Jumat (7/10/2016). 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Polisi menetapkan Ahmad Zubairi, warga Probolinggo, Jawa Timur, sebagai tersangka kasus dugaan penipuan yang melibatkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Dia diduga selama ini bertugas membelanjakan uang dari Dimas Kanjeng Taat Pribadi untuk membeli barang-barang yang disebut ajaib.

Barang-barang tersebut diberikan kepada para pengikut Dimas Kanjeng setelah membayar mahar.

Ahmad Zubairi ditetapkan tersangka setelah sepanjang Rabu (9/11/2016) diperiksa di Ditreskrimum Polda Jatim.

"Tersangka kembali bertambah, (sekarang) menjadi delapan orang," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (10/11/2016), di Surabaya.

Argo mengatakan, Zubairi biasa membelanjakan uang mahar pengikut Dimas Kanjeng ke Probolinggo

"Untuk barang-barang logam seperti patung, batangan emas, cincin dan sebagainya, dia pesan ke pengrajin," ucapnya.

Barang-barang itu diserahkan sebagai ganti uang mahar yang diberikan pengikut Dimas Kanjeng.

Kemudian, oleh Dimas Kanjeng, barang-barang itu disebut memiliki kekuatan gaib yang bisa mendatangkan uang.

"Tersangka mengaku pernah diberi uang Rp 200 juta untuk membeli barang-barang tersebut," ujarnya.

Zubairi menambah daftar tersangka aksi penipuan Dimas Kanjeng.

Selain Dimas Kanjeng sendiri, polisi juga sudah menetapkan sejumlah sultan, penyelenggara kegiatan keagamaan, hingga pencari maha guru bayaran.  (Kompas.com/Achmad Faizal)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved