Breaking News:

Wah, Ternyata Mengisi BBM di SPBU Lebih Baik pada Malam Hari, Ini Alasannya

BBM di tangki stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), khususnya ketika kondisi cuaca panas terik, bisa memuai dan menguap.

Editor: Hanang Yuwono
Kontan/Muradi
Ilustrasi semakin banyak orang yang menggunakan bensin non subsidi. 

"Bedanya enggak sampai setengah liter juga, misalnya densitas BBM 0,78 kg per liter, tergantung kenaikan temperatur, misalnya cuma menjadi 0,75 kg per liter."

"Ini kan bedanya kecil sekali, tapi kalau skala industri tentu berpengaruh makanya ada cara khusus menghitung namanya liter 15,” ucap Tri.

Skala industri

Pembelian BBM dalam skala industri bisa mencapai kilo liter maka itu butuh penyeragaman agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Penyeragaman itu dikenal dengan nama Volume Corection Factor (VCR) menggunakan tabel ASTM 54.

Penghitungan volume BBM dilakukan berdasarkan suhu 15°C, satuan internasional ini digunakan untuk mendapatkan volume bersih dalam satuan kilo liter.

Jadi, di manapun BBM diukur volumenya, dikonversi dulu ke temperatur 15°C berdasarkan tabel.

"Jadi, ketika truk tangki datang, temperatur dan densitas BBM-nya diukur. Setelah itu dikonversi, jika bersuhu 15 °C kira-kira densitasnya berapa, itu yang dipakai sebagai transaksi biar adil."

"Jadi diterima rupiah per liter kalau BBM itu temperaturnya 15 °C, itu dikonversi lewat tabel,” urai Tri.

Tanggapan Pertamina

"Pak Tri narasumber yang kredibel, kami yakin beliau paham akan materi yang disampaikan," ujar VP Corporate Communication Pertamina Wianda Puspanegoro.(KOMPAS.com/Febri Ardani Saragih)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved