Solocon Valley, Wadah Bagi Start Up Solo

Berawal dari kumpul-kumpul dan sharing informasi dunia start up, beberapa pelaku startup kemudian berinisiatif membentuk komunitas.

Solocon Valley, Wadah Bagi Start Up Solo
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Beberapa kegiatan di Selosocon, kegiatan rutin Solocon Valley untuk berbagi ilmu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,  Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Berawal dari kumpul-kumpul dan sharing informasi dunia start up, beberapa pelaku startup kemudian berinisiatif membentuk komunitas.

" Cikal bakal Solocon Valley telah ada sejak pertengahan Agustus 2015."

"Dimana beberapa remaja di kota Solo merasa bahwa di kota bengawan ini banyak startup yang bergerak secara sporadis, banyak yang menyebut dengan istilah underground."

"Maka dibentuklah Solocon valley untuk mewadahi para startupers tersebut, " kata salah satu initiator Solocon Valley, Soekma A Sulistyo, Kamis (24/11/2016).

Solocon valley dipilih menjadi nama komunitas karena ada kemiripan dengan kiblat dunia startup di Amerika, Silicon Valley.

"Namun sebenarnya secara harfiah "Solo" adalah kota, "con" adalah kependekan dari converensi atau pertemuan dan "Valley" adalah lembah, Solo sendiri adalah lembah dari gunung Merapi dan gunung Lawu," tambah Soekma.

Soval mempunyai kegiatan rutin setiap Selasa, Selosocon Valley.

solocon
Beberapa kegiatan di Selosocon, kegiatan rutin Solocon Valley untuk berbagi ilmu.
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO

"Hari dimana para startup datang di startup dating untuk belajar bersama sama mentornya ditunjuk," jelasnya.

Dengan adanya komunitas ini, mereka berharap bisa saling tukar ilmu.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved