Gedung Eks Solo Theatre Dibongkar, Wali Kota Belum Putuskan Rencana Selanjutnya

Alasan pembongkaran karena bangunan tersebut dianggap telah rapuh dan tidak layak digunakan untuk tempat umum.

Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Alat berat backhoe dipakai merobohkan bangunan eks Solo Theatre atau Gedung Kesenian Solo, di Taman Sriwedari, Solo, Kamis (10/11/2016) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Gedung Kesenian Solo (GKS) atau yang juga dikenal sebagai gedung eks Solo Theatre dibongkar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sejak dua pekan lalu.

Baca: VIDEO - Lama Mangkrak, Gedung Kesenian Solo Dibongkar

Alasan pembongkaran karena bangunan tersebut dianggap telah rapuh dan tidak layak digunakan untuk tempat umum.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo di Balai Kota Surakarta, Senin (28/11/2016).

"Itu bangunannya membahayakan, masalahnya kalau dipakai masyarakat lalu kenapa-kenapa kan kita yang bertanggung jawab," ungkap Rudy, sapaan Wali Kota. 

Untuk rencana selanjutnya, dia mengaku belum memutuskannya.

Penggunaan lokasi tersebut nantinya akan berhubungan dengan adanya sayembara desain yang tengah dalam tahap penjurian.

"Nanti tergantung hasil sayembara seperti apa," ujar dia.

Menurutnya, sayembara yang digelar pemkot tidak sekedar mendesain masjid kota dan Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari.

Sayembara juga sekaligus menjadi dasar Pemkot Surakarta menata kawasan budaya tersebut agar bangunan satu dengan yang lain menyatu.

Adapun bangunan bekas Solo Theatre (gedung bioskop) itu mangkrak sejak 2006.

Lalu, beralih fungsi menjadi tempat beraktivitas kesenian, dan disebut oleh warga dengan GKS.

Masyarakat sempat memanfaatkannya sebagai lokasi pemutaran film indie hingga beberapa tahun.(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved