Kandang Kuda Nil Tergenang, Bonbin TSTJ Solo Ditutup Sementara karena Luapan Bengawan Solo

Hal itu disebabkan diantaranya hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Solo dan daerah hulu Bengawan Solo.

Tayang:
Penulis: Imam Saputro | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Jalan di sisi timur TSTJ yang tergenang air. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com,  Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lantaran letaknya di tepi Sungai Bengawan Solo, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) terkena dampak dari meluapnya Bengawan Solo.

Air mulai meluap dari Bengawan Solo Selasa (29/11/2016) dini hari.

Hal itu disebabkan diantaranya hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Solo dan daerah hulu Bengawan Solo.

Sehingga debit air di Bengawan Solo naik dan air meluap.

Dari pantauan TribunSolo.com, lapak pedagang kaki lima TSTJ sebelah di timur atau sebelah utara Taman Gesang terkena luapan air dari Bengawan Solo.

Air juga masuk hingga menggenang di danau TSTJ.

Kandang kuda nil di sisi timur juga terkena genangan air.

"Air masuk kandang kuda nil, mulai pukul 22.00 WIB, tapi tidak berpengaruh terhadap kesehatan kuda nil, " kata keeper kuda nil, Prayitno, Selasa(28/11/2016).

Menurut Prayitno, kondisi kandang kuda nil juga sudah lebih baik, karena tembok kandang sudah tinggi.

"Kondisi kesehatan hewan juga masih terpantau baik, " katanya.

Akses menuju TSTJ disisi timur juga masih tergenang air.

Sementara itu, Direktur TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menyatakan TSTJ ditutup sementara akibat banjir tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved