Banjir di Kota Solo dan Solo Raya
Sedikitnya Ada Delapan Kelurahan di Solo yang Tergenang Banjir
"Genangan ada di Jebres, Pucangsawit, Sewu, Sangkrah, Semanggi, Gandekan, Joyotakan, dan Kedung Lumbu," kata Gatot, Selasa pagi.
Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sedikitnya ada delapan kelurahan di Kota Solo terendam banjir sejak kemarin malam hingga hari ini, Selasa (29/11/2016).
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta, Gatot Sutanto, mengatakan, rata-rata banjir diakibatkan meluapnya sungai Bengawan Solo.
"Genangan ada di Jebres, Pucangsawit, Sewu, Sangkrah, Semanggi, Gandekan, Joyotakan, dan Kedung Lumbu," kata Gatot, Selasa pagi.
Jumlah warga terdampak, ungkapnya, masih dalam pendataan.
"Data terakhir ada 200 KK yang terdampak banjir, ini masih kita update," ujar dia.
Air mulai masuk ke rumah warga sejak pukul 20.00 WIB dan meninggi hingga tengah malam.
Sejumlah tempat pengungsian disiapkan di tanggul maupun joglo masing-masing kelurahan.
Pagi ini, air di bantaran sungai Bengawan Solo masih tampak tinggi.
Warga yang tinggal di bantaran sungai belum dapat masuk ke dalam rumahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/suasana-di-kediaman-pribadi-wali-kota-solo_20161129_064703.jpg)