Komunitas Crafter Solo Raya Ubah Sabun Mandi Batangan Jadi Hiasan Menarik
Ketua Komunitas Crafter Solo Raya, Winarto, mengatakan, workshop kali ini digelar untuk umum, tidak seperti biasanya untuk anggota saja.
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Komunitas Crafter Solo Raya menggelar workshop bertema Bunga Clay Sabun Mandi di lantai dua Pakem Solo, Rabu (30/11/2016) siang.
Ketua Komunitas Crafter Solo Raya, Winarto, mengatakan, workshop kali ini digelar untuk umum, tidak seperti biasanya untuk anggota saja.
Dalam workhsop komunitas ini juga turut mengajak Rina LintangKejora, sebagai pengajar karena produk hasil karyanya banyak diminati konsumen untuk hiasan dan pengharum.
"Selain itu, proses pembuatannya yang mudah," ungkapnya.
Winarto menambahkan, kegiatan bertujuan untuk menggali potensi peserta workshop untuk berkreasi.
"Kalau dikembangkan jadi usaha sendiri nantinya bisa jadi uang," ucap Winarto.
Ditemui terpisah, Rina Lintangkejora, mengungkapkan, workhsop dapat membantunya mencari tenaga yang mahir dari 23 peserta workshop untuk ke depan dapat berkerjasama berbisnis hasta karya.
"Peserta yang minat untuk mengembangkan bisnis akan dibimbing selama dua bulan untuk pematangan konsep dan akan dibantu jika sudah siap pemasaran," kata Rina.
Proses pembuatan hiasan berbahan dasar sabun, lanjut Rina, terbilang mudah.
"Hanya memerlukan bahan berupa satu batang sabun mandi, lima sendok makan tepung maizena, air panas, pewarna makanan, erta kawat atau tusuk sate, gabus, dan keranjang hias," paparnya.
"Sabun diparut, lalu dicampurkan semua bahan, serta diuleni sampai kalis agar mudah dibentuk kelopak dan daun."
"Setelah itu kawat atau tusuk sate untuk tangkainya," jelas Rina.
Selanjutnya dibentuk sesuai keinginan, contohnya bunga mawar.
Bunga sabun tersebut ditata sesuai selera di keranjang hias dengan cara ditancapkan pada gabus.
"Produk bunga clay yang melalui proses mudah dan berbahan murah ini dapat dijual dengan harga Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu tergantung ukuran," tutup Rina. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/proses-workshop-bertema-bunga-clay-sabun-mandi-di-lantai-dua-pakem-solo_20161201_094008.jpg)