Marcella Zalianty Berharap UU ITE Baru tak Batasi Ekspresi dan Kreativitas

Menurut Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 1956 ini, jangan sampai Revisi UU ITE membuat seluruh masyarakat menjadi bungkam.

Editor: Daryono
KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANG
Marcella Zalianty 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Perwakilan Rakyat (DPR dan MPR) Republik Indonesia, resmi melakukan revisi terkait UU Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE), yang berlaku sejak Senin (28/11/2016).

Revisi UU ITE itu rupanya sudah disetujui dan disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sehingga parlemen sudah mulai menetapkannya.

Baca: Hari Ini Mulai Berlaku UU ITE yang Baru, Pastikan Tak Melakukan Hal Berikut di Internet

Mendengar dan mengetahui mengenai revisi UU ITE, bintang film Marcella Zalianty menegaskan kalau regulasi tersebut jangan sampai memasung ekspresi dan kreativitas.

"Bukan berarti membatasi kreativitas, tapi bagaimana regulasi itu tetap proteksionis untuk yang bersifat promotif dan menghargai kebudayaan Indonesia," kata Marcella Zalianty.

Hal itu ia katakan Marcella, saat ditemui di mall Grand Indonesia, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).

Menurut Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) 1956 ini, jangan sampai Revisi UU ITE membuat seluruh masyarakat menjadi bungkam.

"Tapi juga jangan sampai kata-kata orang nantinya, bisa meregangkan sih karena tida bisa berekspresi dan berkreativitas," ucapnya. (WartaKota)

Menurut pemain film Brownies (2005), Belahan Jiwa (2005), Denias, Senandung Diatas Awan (2006), dan 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita (2010) itu, penerimaan revisi UU ITE adalah hal yang dilematis.

"Tapi kalau buat saya aturan dalam UU atau regulasi apapun bentuknya itu bisa menjadi perlu," ujar Marcella Zalianty. (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved