Desain-desain Pemenang Sayembara Dapat Didetailkan pada 2017 Kecuali GWO Sriwedari

Pasalnya, dari 15 desain yang masuk ke meja panitia, tak satupun yang sesuai dengan kriteria juri.

TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Gedung Wayang Orang Sriwedari di Kompleks Taman Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Desain-desain hasil karya para pemenang sayembara dapat disusun dalam Detail Engineering Design (DED) pada 2017.

Namun, khusus desain Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari tidak dapat dilanjutkan ke tahap DED.

"Yang lain (masjid kota dan Gedung Convention dan Expo Center) bisa didetailkan tahun depan, GWO Sriwedari belum bisa," kata sekretaris sayembara, Iswan Fitradias, Senin (5/12/2016).

Pasalnya, dari 15 desain yang masuk ke meja panitia, tak satupun yang sesuai dengan kriteria juri.

Iswan menerangkan, rendahnya pengetahuan akan konsep seni pertunjukan wayang orang menjadi penyebab.

Juri dalam hal ini lebih menilai dari sisi fungsinya ketimbang bentuk fisiknya.

"Kalau kemasannya itu sudah bagus, tapi percuma kalau tidak berfungsi sebagaimana mestinya," tuturnya.

Dilihat dari kacamata penonton, para peserta belum mampu mengambil sudut nyaman penonton.

"Dari sisi pemain juga sama, peserta ini kurang memahami titik-titik khusus dalam pentas wayang orang, seperti tempat gamelan lokasinya di mana," ungkapnya.

Ukuran panggung di belakang layar juga dinilai kurang memadai.

"Wayang orang ini memang agak berbeda dari pertunjukan lain, backstage itu harus besar, tapi rata-rata desain yang ada itu kecil," ujar dia melanjutkan.

Hasilnya, juri memutuskan untuk mengosongkan posisi juara satu.

Rencananya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan menggelar ulang sayembara desain khusus GWO Sriwedari(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved