Hari Ibu
Peduli Aceh, Anak Berkebutuhan Khusus Mainkan Alat Musik dan Rayakan Hari Ibu
Owner Gilang Ramadan Studio Band Solo, Djoko Santosa, mengatakan, event ini khusus dimainkan oleh ABK yang juga peduli terhadap bencana Aceh.
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Konser peduli korban bencana Aceh dimainkan oleh anak berkebutuhan khusus (ABK) di Karonssih Culinary and Craft, Solo, Kamis (22/12/2016).
Puluhan ABK berasal dari siswa Gilang Ramadhan Music School, Solo.
Owner Gilang Ramadan Studio Band Solo, Djoko Santosa, mengatakan, event ini khusus dimainkan oleh ABK yang juga peduli terhadap bencana Aceh.
"Turut mengundang juga orang tua murid yang menyumbang dana untuk korban bencana Aceh melalui kotak donasi yang disediakan," ungkapnya.
Bermain musik, terang Djoko, merupakan materi yang diajarkan oleh Gilang Ramadhan Music School Solo berupa Rhythm Therapy khusus ABK.
"Dengan bermain musik, seperti drum, keyboard, dan lainnya, dapat membantu melatih siswa berkebutuhan khusus," paparya.
Yakni: melatih motorik kasar ke motorik haus, pengendalian emosi, serta pengendalian konsentrasi.
Adapun konser amal tersebut bertajuk Gilang Ramadhan Music School Solo, Rhythm Therapy Charity Concert 16 Peduli Aceh.
Selain konser musik, acara juga dalam merayakan Hari Ibu.
Disediakan sekuntum bunga untuk diserahkan murid kepada masing-masing ibu.
Sementara itu, ditambahkan Djoko, nantinya sunbangan dana hasil konser akan dikirim ke PMI Solo untuk diserahkan kepada korban bencana Aceh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/anak-berkebutuhan-khusus-konser-musik-peduli-aceh_20161222_185440.jpg)