PMI Solo Siapkan Tenda Bagi Warga Selatan Monumen Pers yang Terdampak Kebakaran

PMI menyiapkan empat tenda, alas tarpaulin, dan selimut bagi warga yang terdampak kebakaran.

Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Proses pemadaman api di pemukiman di selatan Monumen Pers dipimpin Kepala BPBD, Gatot Sutanto, Jumat (23/12/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Usai kebakaran yang melanda pemukiman di selatan Monumen Pers Solo, Jumat (23/12/2016) siang, Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta turut menyiapkan kebutuhan para korban.

PMI menyiapkan empat tenda, alas tarpaulin, dan selimut bagi warga yang terdampak kebakaran.

"Yang utama kita pikirkan membuat dapur umum, beli nasi dan lauk di Pasar Legi, lalu kita bungkus," kata Sekretaris PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto saat dihubungi melalui telepon, Jumat (23/12/3016) sore.

Selain itu, PMI juga menyiapkan fasilitas kesehatan bagi korban.

"Kita siapkan pos kesehatan dengan ambulans yang stand by," ujar Martono.

PMI menyiagakan 14 personel untuk turun di lapangan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta telah memadamkan api pada sekitar pukul 14.30 WIB.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 90 menit.

Tujuh mobil pemadam kebakaran diterjunkan dalam peristiwa nahas tersebut.

Kebakaran bermula dari rumah Sariyati yang terletak di tengah pemukiman di RT 4 RW 1, Kelurahan Timuran, Banjarsari, Solo.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Surakarta, Gatot Sutanto, menduga, sumber api bukan dari ledakan gas.

"Biasanya kalau sudah ada api di kompor itu tidak ada ledakan, meledak itu biasanya karena gas mengumpul, lalu ada api yang menyambar," ungkap Gatot.

"Itu kemungkinan dari wajan yang terlalu panas, lalu minyak jadi terbakar dan menyambar yang ada di atasnya," ujar dia melanjutkan.

Api saat itu cepat merembet karena kondisi cuaca yang panas sekaligus angin yang kencang.

Pantauan TribunSolo.com, jarak antara rumah satu dengan yang lain saling berhimpitan, sehingga api mudah merembet.

Data terakhir, sedikitnya ada delapan rumah yang terkena dampak kebakaran.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved