Belum Ada Sekolah di Solo Jadi Sekolah Unggulan Muhammadiyah, Ini Penyebabnya

Adapun penunjukan didasarkan beberapa kriteria, di antaranya, animo masyarakat untuk bersekolah di tempat tersebut.

Belum Ada Sekolah di Solo Jadi Sekolah Unggulan Muhammadiyah, Ini Penyebabnya
TribunSolo.com/Imam Saputro
Iwan Junaedi (Kiri) selaku Ketua Majelis Dikdasmen PDM Jateng menyerahkan SK sekolah unggulan kepada perwakilan dari empat sekolah unggulan, Jumat (30/12/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Rapat Koordinasi (Rakor) Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah  Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Tengah  menentukan empat Sekolah Dasar di Jawa Tengah terpilih menjadi sekolah unggulan Muhammadiyah.

“Empat sekolah tersebut yaitu SD Muhammadiyah Plus Salatiga, MI Muhammadiyah Karanganyar, SMA Muhamamdiyah Wonosobo dan SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo,” kata Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Tafsir, seusai Rakor di di Gedung Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (30/12/2016).

Disinggung soal sekolah di Kota Solo yang tidak masuk daftar unggulan, Tafsir mengatakan jika dilihat dari kriteria tersebut di Solo masih belum memenuhi untuk itu.

Meski begitu, secara pribadi ia memiliki pandangan bahwa SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo bisa jadi sekolah unggulan.

"Mungkin bisa dimasukkan ke daftar peninjauan di tahap II nanti," katanya.

Adapun penunjukan didasarkan beberapa kriteria, di antaranya, animo masyarakat untuk bersekolah di tempat tersebut.

Kemudian, kata Tafsir, selain itu prestasi yang diraih siswa, guru, sekolah serta kesejahteraan guru.

Tafsir berharap status unggulan tersebut bisa memacu sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya agar  tertantang untuk menjadi lebih baik.

Untuk sementara, targetnya satu sekolah terlebih dahulu untuk tiap daerah (kota/kabupaten).

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved