Proyek RSUD di Semanggi Solo Cuma Dilelang Satu Kali Meski Anggarannya Tiga Tahun

Adapun RSUD di sisi selatan Kota Solo itu akan dibangun di atas tanah hak pakai (HP) nomor 54 dengan luas 1.100 meter persegi.

Penulis: Bayu Ardi Isnanto | Editor: Junianto Setyadi
TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo alias Rudy (kanan). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), memastikan bahwa pembanguhan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, akan dikerjakan sekali jadi alias tidak secara bertahap.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memang membagi anggaran pembangunan menjadi tiga termin, yakni APBD 2017, 2018, dan 2019.

Tahun 2017 ini, pemkot hanya menyiapkan dana Rp 10 miliar, dari total biaya pembangunan Rp 100 miliar.

Namun Rudy menargetkan, pembangunan bisa selesai dalam setahun.

"Jadi Rp 10 miliar itu tidak untuk pondasinya saja, itu pembayaran termin pertama, tapi tetap harus selesai tahun 2017," kata Rudy di Balai Kota Solo, Selasa (10/1/2017).

Untuk itu, pemkot akan melakukan lelang sesegera mungkin.

"Kita cari pelaksana yang mampu dan mau membiayai dulu agar RSUD ini selesai 2017," ujar dia menambahkan.

Dengan demikian, Rudy berharap agar RSUD di Semanggi itu bisa beroperasi mulai pertengahan tahun 2018.

Adapun RSUD di sisi tenggaraKota Solo itu akan dibangun di atas tanah hak pakai (HP) nomor 54 dengan luas 1.100 meter persegi.

Setinggi enam lantai, rumah sakit baru itu diperkirakan dapat menampung 200 pasien rawat inap. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved